image

Tujuhbelas Agustusan yang tahun ini jatuh pada hari Sabtu saya rayakan dengan mengecat kamar tidur dengan warna Dusty Rose. Saya bisa bikin alasan bahwa warna itu kan campuran merah putih jadi di luar nuansa centil ada patriotisme, tapi ya…kita semua tahu bahwa ini sekadar pembenaran. I’m having midlife crisis and I want a pinkish room.

Di luar mengecat kamar, Sabtu ini saya rayakan juga dengan memasak Ayam Pandan yang bikin saya penasaran. Hasil minggu ini sebenarnya belum pol dan masih harus kembali diutak-atik dan diuji coba, tapi kira-kira begini aja dulu:

Ayam Pandan: 1 dada ayam tanpa kulit, potong masing2 belahan menjadi 4-5 bagian. Bumbu perendam: 1 sdm saus tiram, 1 sdm kecap asin (saya pakai Worcestershire sauce karena kecap abis), 1 sdt minyak wijen,  1 sdt brown sugar, 1 sdt garam, 4 bawang putih cincang, 4-5 cm jahe iris, 2 sereh ambil bagian putih lalu cincang. Campur ayam dengan bumbu perendam lalu diamkan selama 30 menit – 1 jam dalam kulkas. Setelah itu bungkus dengan daun pandan hingga tertutup. Goreng dalam api sedang hingga daun terlihat agak kering

Di YouTube ada tutorial membungkus ayam ini. Saya ngga berani ngasih tutorial karena bungkusan yang saya buat buruk rupa. Hehe.

Advertisements