Tags

Setelah sebulan lebih tidak memasak karena sebagian rekan menjalankan ibadah puasa, kami-kami yang ditinggal mudik kembali giat memupuk tekat makan siang dengan nikmat. Setelah bosan dengan gulai, opor, dan kare sepanjang Lebaran, gimana kalo kita masak cumi item aja?

Cumi masak hitam ini salah satu masakan favorit saya di rumah Bandung. Kalau pulang pasti, PASTI, minta dimasakin. Dan lebih istimewa lagi di Bandung karena yang dimasak bukan cumi melainkan sotong bulat yang gendut-gendut berdaging tebal itu, kalau di Tanah Sunda namanya Balakutak. Tinta yang dihasilkan pun sangat pekat meski tidak segurih tinta cumi. Mahluk-mahluk itu kalo ngga inget kolesterol bisa saya cemilin banyak sekali sampai muka cemong.

Cumi Masak Hitam: 1 kg cumi basah, cuci dan buang tulang rawannya tapi biarkan tinta dan kulit arinya. 6 iris lengkuas (5 cm), 4 iris jahe (3cm), 6 bawang merah iris, 3 bawang putih iris, 1 sdt terasi bakar, 2 batang sereh ambil putihnya lalu geprek, 10 cabai hijau iris serong, 2 lbr daun jeruk, 2 lbr daun salam, garam, gula, merica.

Tumis cabai hijau, bawang merah, dan bawang putih hingga harum. Masukkan lengkuas, jahe, sereh, terasi, daun salam serta daun jeruk. Tumis kembali selama 30 detik. Masukkan cumi, tumis dengan api besar hingga tinta pecah dan daging menjadi putih selama kurleb 1-2 menit. Masukkan garam, gula, merica sesuai selera. Kecilkan ke api sedang dan masak hingga air habis dan kuah mengental hitam.

Nyam, sehabis makan ini mari kita gosok gigi. Ngga wibawa banget nggak sih masuk kantor lagi dengan gigi dan lidah hitam-hitam…

Advertisements