Setup Kambing Bumbu Berbere

Tags

, , ,

Berbere lamb stewAh, saya masih dalam posisi jatuh cinta pada bumbu Ethiopian Berbere ini, jadi merasa harus mencoba setiap resep yang muncul di jagad gugel. Tapi kan ngga mungkin ya? Akhirnya memilih resep Ethiopian Spiced Lamb Stew ini aja. Resep aslinya sih keren banget, pake anggur merah dan hil-hil yang ngga ada di kulkas saya.

Secintanya aku padamu, Berbere, kurang iklas juga kalo belanja yang enggak-enggak. Begini ajalah resepnya ya nak?

Setup Kambing Bumbu Berbere

(porsi 1 orang yang gembul dan dimakan berkali-kali)

250g daging kambing, potong kotak 2×3 cm

1 tomat, cincang

1 bawang Bombay, cincang

1 paprika merah, cincang

2 bawang putih, cincang

2 sdm minyak sayur

2 sdm bumbu Ethiopian Berbere (merek Tabia)

1/4 sdt grainy mustard (saya pake merek Vilux)

1 sdt apple cider vinegar

1 cangkir kaldu sapi

garam secukupnya

merica hitam secukupnya

baluri daging dengan bumbu Berbere, garam, dan grainy mustard. Tumis hingga kecoklatan, angkat dari wajan lalu pindahkan ke piring. Masukkan bawang bombay, bawang putih, garam, dan merica. Tumis hingga bawang Bombay layu dan transparan. Masukkan kembali daging kambing, tomat, dan paprika, tuangi kaldu lalu masak hingga daging empuk. Tambahkan air jika kurang.

Setup ini saya gado pake naan, makan pake nasi, makan pake spaghetti. Tentunya pada waktu yang berbeda-beda. Tapi semua pas-pas aja. Duh, lama-lama mi instan aja kayaknya bakal ditaburi Berbere nih.

Ethiopian Berbere Beef Stew

Tags

, , , ,

Alias semur daging sapi a’la Ethiopia. Kok ya jauh amat mbak mainnya? Karena aroma campuran rempahnya mengingatkan pada wangi gulai, semilir rendang, dan harum kari di Tanah Air.

Pertama kali tertarik untuk mencoba racikan bumbu berwarna merah ini justru karena isinya kok ya kenal. Ada ketumbar, klabet, pala, cengkeh, jahe. Ah ini mah atuh sebelas duabelas sama masakan Indonesia. Pasti cocok buat lidah lokal. Bedanya hanya, tapi hanya yang penting, di bahan utamanya yaitu smoky paprika. Efeknya selain warna masakan yang merah, juga aroma asap atau smoky, earthy kalo bahasa sononya mah.

Trus resepnya?

Ya begini. Baydeway ini porsi buat sendirian ya, berhubung percobaan dan males masak banyak.

250 g daging sapi topside, potong kubus 2x 2

1 bawang bombay cincang halus

2 bawang putih cincang halus

Jahe sebuku jempol cincang halus. Jempol saya, yang imut ini. Camkan.

3 sdm minyak. Saya pakai minyak kelapa karena gemar harumnya.

1 sdm bumbu Ethiopian Berbere (merek Tabia, kalo tertarik carilah di Instagram dengan hesteg #tabia atau melalui @dapurmaya)

1 cangkir kaldu sapi

2 cangkir air

Tumis bawang bombay, bawang putih, dan jahe hingga layu. Masukkan bumbu Berbere, tumis lagi hingga harum. Masukkan potongan-potongan daging lalu aduk-aduk sampai berubah warna semua permukaannya. Tuangkan kaldu, didihkan lalu kecilkan api. Masak hingga daging empuk. Jika air habis, tambahkan air dan masak terus dengan api kecil hingga daging empuk.

BIsa dimakan dengan nasi, roti canai, naan, paratha, atau dicemil juga boleh. Kemarin saya makan dengan naan, ditaburi cincangan rosemary segar. Sungguh, sungguh saya menyesal masak dikit.

KZL.Berbere kaldu

Maunya Arsik Ikan Laut Tapi Ya Sebenarnya Bukan

Tags

,

image

Saya masih punya dua ekor ikan kenyar cukup besar di freezer, oleh-oleh dari Uyuy sehabis dia menyelam di Padangbai. Ngga dia tangkep sendiri sih, beli aja dari para penjual ikan di pinggir jalan.
Yang pertama sudah saya pindang, yang kedua maunya saya masak rica aja. Sayangnya bumbu kurang kalau mau masak rica. Kalau arsik gimana? Ngga lengkap juga…
Suer saya males sekali kalau siang-siang hari Minggu harus belanja sekadar bumbu. Jadi bikin seadanya aja, arsik tanpa asam gelugur, bawang batak, ataupun daun mangkokan.

Ikan Arsik Darurat

Ikan Kenyar sekitar 1 kg
Bumbu halus: 7 kemiri sangrai, 7 siung bawang merah, 1sdm andaliman, 3 cabe merah besar, 6 cabe rawit, 2 cm jahe, 1 cm kunyit, garam.
Bumbu iris: 1 bunga kecombrang, 3 sereh, 1 daun bawang besar, 1 tomat.
Bumbu lain: 1 sdt asam jawa, 1 jeruk nipis, sedikit gula.

Lumuri ikan dengan bumbu halus lalu sisihkan selama kurleb 10 menit. Taruh ikan dalam wajan beserta semua bumbu dan air satu gelas. Masak dengan api kecil dan tertutup hingga air habis.

Gampang banget sih masaknya, cari bumbunya yang rese…

Green Curry Meatballs 23/04/2014

image

Bola-bola daging adalah salah satu masakan kesukaan saya karena mudah sekali dibuat. Fase paling sulit dalam memasak bola-bola daging adalah memilih jenis saus yang tepat dengan suasana hati saat itu. Dan ya…kalo bisa cocok juga dengan jenis bumbu dan isi kulkas biar ngga usah keluar belanja lagi.

Biasanya saya membuat bola-bola daging dengan sedikit campuran mustard, tapi kali ini botol mustard kosong. Sesuai prinsip males keluar belanja lagi, saya bikin aja pake bumbu cajun. Sausnya dibikin agak fancy tapi tetap taat asas, sesuai isi kulkas, Green Curry aja kali yaaa…

Cajun Spice Meatballs: 250 gr daging cincang sapi, 1 cabe merah buang biji cincang, 1 bawang merah besar cincang, 1 daun bawang iris halus, 1/2sdt garam, 1 sdt cajun spice, 1 telur, 2-3 sdm tepung roti.
Campur semua bahan hingga rata lalu bentuk bulatan sesuai napsu makan. Goreng dalam sedikit minyak hingga kulitnya kecoklatan. Angkat dan tiriskan.

Green Curry Sauce:
Haluskan: 5 cabe rawit hijau, 1 cabe hijau besar buang biji, 2 cm jahe, 1 kemiri, 3 bawang merah, 2 bawang putih, 5 lbr daun kari, 1/3 sdt jintan, 1/4 sdt adas manis, 1/2 sdt kunyit bubuk. Tumis dengan sedikit minyak hingga harum. Tambahkan 1/2 blok kaldu sapi dan 1/2 sdt merica hitam. Tambahkan setengah gelas air lalu didihkan. Kecilkan api lalu tambahkan 2-3 sdm santan kental, 1/2 sdt garam, 1/2 sdt gula. Didihkan kembali lalu masukkan bola-bola daging yang sudah digoreng. Aduk hingga tersalut saus. Didihkan sebentar lalu angkat.

Hidangkan dengan cincangan rawit.

Pepes Ikan Tongkol 17/04/2014

image

Masih ada seekor ikan tongkol di dalam freezer dan selain digoreng saya agak bingung mau diapain. Saya jarang mengolah ikan karena suka ngga pede maeninnya (cieeh..). Akhirnya memutuskan untuk diolah jadi pepes aja, mumpung ada sisa daun pisang.

Kalau di rumah keluarga, pepes yang paling umum adalah pepes ikan air tawar seperti ikan mas dan gurami. Bumbunya pun sederhana dan cenderung memakai bumbu iris saja. Pepes ikan laut saya pikir lebih cocok kalau memakai bumbu pepes kuning (yang ngga pernah saya coba masak itu). Jadi mari dicoba lah hay…

Pepes Ikan Tongkol

1 tongkol segar kecil, bumbu halus: 5 kemiri sangrai, 3 cm kunyit bakar, 8 bawang merah, 2 bawang putih, garam, merica, sedikit jahe, 2 cabe merah. Campur tongkol dengan bumbu iris. Bungkus dengan daun pisang bersama 3 daun salam kering, 2 sereh geprek, dan irisan lengkuas. Kukus sekitar 30-40menit.

Enak ternyata. Kami makan pepes ini ditemani nasi merah serta sambel oncom yang gurih dan segar.

12/04/2014 Ayam Asam Manis Versi Gochujang

Tags

, , ,

image

Akhir minggu ini saya kedatangan tamu agung dari Bandung, sahabat saya berpuluh tahun muncul berkunjung. Untuk menjamu, saya tadinya mau masak Garang Asem Ayam aja, tapi kok bosen ya (guenya…bukan doi. Tapi eke pan subjektip) jadi dibagi dualah si ayam.

Ketika mulai ngupas jahe, pikiran bercabang lagi. Kayaknya bosen kalo dibikin ayam pedes saos tiram, gimana kalo cobain ayam ungkep versi Korea yang suka muncul di Family Outing? Now let’s see…Yoon Jong Shin kalo bikin bumbu nyampurin apa aja ya? Browsing dulu aja gitu? Tapi tangan udah bau jahe. Bodo ah, seingetnya aja.

Maka beginilah jadinya:

6 potong ayam, diremes sama 1 sdt bubuk bawang putih dan 1/2 sdt garam. Diemin dulu
4 cm jahe, iris tipis
2 bawang putih, iris tipis
2 cabe merah besar, iris tipis. Bijinya ngga usah dibuang. Don’t be so lame.
Bikin campuran ngarang: 2 sdt metung gochujang, 2 sdt kecap asin, 2 sdt minyak wijen.
1.5 sdm madu
Air dua gelas

Tumis cabe, bawang putih, dan jahe, lalu masukkan ayam. Tumis sebentar lalu tuangi dua gelas air. Tunggu hingga mendidih lalu tuangkan campuran bumbu. Aduk hingga bumbu merata. Setelah mendidih lagi cek rasa. Tuangkan madu sesuai selera. Aduk sesekali supaya bumbu rata. Didihkan terus dengan api kecil hingga air susut.

Garang Asem Ayam

Tags

,

Resep ini pernah saya tulis di Facebook notes pribadi saya sekitar tahun 2011 dan saya tulis juga di sini bareng Genjer Masak Tauco, tapi menurut saya waktu itu belum sepenuhnya berhasil karena rasanya kurang enak.  Untuk percobaan kedua ini sebenarnya cuma saya tambahin lengkuas dan sereh ketika membungkus dan sebelum dibungkus, ayam dan bumbu halus saya tumis sebentar supaya aromanya keluar. Biar lebih wangi.

Ini resep kesukaan keluarga di rumah meski bukan resep asli turun temurun (liat aja judulnya bukan bahasa Sunda…rek turun ti mana?). Resep ini muncul di rubrik Resep Favorit Anda (RFA) di majalah Femina taun 80-an, yang halaman-halamannya selalu dikoleksi ibu saya.

Sekarang sang halaman masih menjadi pegangan hidup Bibi kalo masak Garang Asem Ayam, halamannya sudah menguning dan tepian kertas mulai dihiasi sobekan-sobekan kecil. Sekarang mulai tampak seperti warisan turun temurun…

Garang Asem Ayam

bahan:
1 ekor ayam muda (750 g)

bumbu yang dihaluskan:
bawang merah 12 btr
bawang putih 6 siung
kemiri 10 btr
cabe rawit 5 buah
garam 1.5 sdm
gula pasir 1 sdm

cabe hijau 10 buah, dipotong melintang setebal 1 cm
belimbing sayur 10 buah, dipotong gitu juga
daun salam 5 lbr, sobek-sobek jadi 4-5 bagian, sereh yang sudah digeprek dan irisan lengkuas.
daun pisang untuk membungkus

Cara membuat:
– Potong-potong ayam agak kecil, campurkan dengan bumbu halus, cabe hijau, dan belimbing. Aduk.
– Bungkus dengan daun pisang. Tiap bungkus berisi 2-3 potong ayam, 1 lembar daun salam, sereh, dan lengkuas.
– Kukus hingga matang selama kurleb 1 jam

Enak. Sumprit. Apalagi kalo dibesokin, angetin lagi…

PS: dalam semangat RFA, resep ini dikirim oleh Ibu Wiewiek Harsono dari Semarang sewaktu beliau masih mahasiswi Publisistik UnDip. Sekarang mungkin sudah jadi ibu…atau nenek. Makasih ya Tante Wiewiek, resepnya enak.

Potato Scones with Mustard and Rosemary

Tags

, , , ,

I promised myself I’d go on a diet ever since I found out that I gained a few pounds over a two weeks gluttony. I did fulfill that promise, for three days.  However today is not the day for dieting in my book. It has been a rainy, gloomy, wet and gray day where you just want to snuggle in bed and occasionally crawl out for a bowl of warm comfort food.

I tried to restrain myself all day and now I admit defeat. The image of warm scones has me on my toes, reaching for the flour jar. To my dismay it was almost empty, containing only a cup of all purpose flour. So I sunk to my knees, and reach for the potatoes at the bottom shelf. Heeheehee.

I have never attempted to make potato scones but if I don’t make scones now there’ll be hell to pay. So let’s go.

potato scones

Potato, Rosemary, and Cheddar Scones

3 small potatoes, roast covered in aluminum foil for an hour then peeled and mashed.

1 cup all purpose flour

100 gr cold butter

1.5 tsp coarse mustard

1 tsp dried rosemary

1 tsp sea salt

1 tbsp baking powder

100 gr sharp cheddar, cut into small cubes.

1 egg yolk for egg wash

Combine mashed potato, flour, salt, baking powder, mustard, and rosemary. mix them well. Add cold butter and mix until resemble soft lumpy batter. Mix cheese into batter then shape into patties. Add egg wash generously. Bake in 180 C degrees oven for 30 minutes until golden and the egg wash browned nicely.

I think now i need a sizzling plate of lamb chops to accompany these pretty patties. The zing from the mustard would pair really well with lamb.

Daging Gepuk (Agak) Pedas

Tags

, , ,

image

Biasa, kalau sudah seminggu dua minggu ngga masak, saya mulai uring-uringan dan mulai merancang kegiatan-kegiatan ambisius seperti memasak 4 macam masakan daging, 1 snack, nasi berbumbu, dan sambal-sambal sendirian. Tentu tak berhasil. Saya berhenti di masakan ketiga dan bersyukur karena dibawakan nasi oleh seorang teman, plus ternyata masih punya sambal bajag di kulkas.

Minggu ini saya mengajak beberapa teman datang untuk mencicip masakan yang rencananya mau saya coba pasarkan untuk pesanan katering. Kecil-kecilan dan masih dalam rangka iseng. Siapa tau laku. Semangat!

Biar semangat seger buger saya mau coba masakan yang belum pernah saya masak. Nah ini nih yang jadi eksperimen:

Gepuk Pedas: 700 grm daging has dalam, rebus dengan 3 bawang putih geprek, 2 sereh, 2 daun salam, 1 biji pala geprek selama 1.5 jam. Angkat lalu iris tipis 0.5 cm sesuai serat. Saring kaldu, sisihkan sekitar 200ml. Bumbu halus: 5 cabai merah (tapi kurang pedas, lain kali tambah rawit aja ah), 4 kemiri sangrai, 4 bawang putih, 3 cm jahe, 3 cm lengkuas, 1 sdt ketumbar. Tumis bumbu halus dengan 2 batang sereh dan 2 daun salam. Setelah harum masukkan daging dan kaldu, aduk dan didihkan. Tambahkan 1 maggi blok sapi. Kecilkan api lalu masukkan 500 ml santan dari 1 butir kelapa dan sedikit kelapa parut, sekitar 1 sdm metung. Tambahkan garam dan gula merah sesuai selera. Rebus hingga bumbu mengental dan daging empuk. Jangan lupa diaduk supaya santan tidak pecah.

Supaya lebih empuk dan cepat mendingan di-presto aja sekitar 1 jam, tetap dengan bumbu rebusan pertama. Setelah itu baru iris dan rebus kembali dengan bumbu halus dan selebihnya.

Ayam Pandan 17/8/2013

image

Tujuhbelas Agustusan yang tahun ini jatuh pada hari Sabtu saya rayakan dengan mengecat kamar tidur dengan warna Dusty Rose. Saya bisa bikin alasan bahwa warna itu kan campuran merah putih jadi di luar nuansa centil ada patriotisme, tapi ya…kita semua tahu bahwa ini sekadar pembenaran. I’m having midlife crisis and I want a pinkish room.

Di luar mengecat kamar, Sabtu ini saya rayakan juga dengan memasak Ayam Pandan yang bikin saya penasaran. Hasil minggu ini sebenarnya belum pol dan masih harus kembali diutak-atik dan diuji coba, tapi kira-kira begini aja dulu:

Ayam Pandan: 1 dada ayam tanpa kulit, potong masing2 belahan menjadi 4-5 bagian. Bumbu perendam: 1 sdm saus tiram, 1 sdm kecap asin (saya pakai Worcestershire sauce karena kecap abis), 1 sdt minyak wijen,  1 sdt brown sugar, 1 sdt garam, 4 bawang putih cincang, 4-5 cm jahe iris, 2 sereh ambil bagian putih lalu cincang. Campur ayam dengan bumbu perendam lalu diamkan selama 30 menit – 1 jam dalam kulkas. Setelah itu bungkus dengan daun pandan hingga tertutup. Goreng dalam api sedang hingga daun terlihat agak kering

Di YouTube ada tutorial membungkus ayam ini. Saya ngga berani ngasih tutorial karena bungkusan yang saya buat buruk rupa. Hehe.